Ada apa dengan pensilterbang?
Kami adalah usaha dibidang kerajinan lilin hias ditengah kota Yogyakarta. Eksis sejak tahun 1997 yang awalnya komunitas anak kampus IKIP jurusan Seni Rupa yang punya hobby dibidang gambar-menggambar. Diawali pada Tugas Akhir berupa pameran kartun yang membidik masalah dilingkungan kampus. Sebuah usaha kritik jenaka yang ternyata ditanggapi serius. Logo sepotong pensil kecil yang terbang merentangkan sayap kecilnya merupakan penggambaran upaya sosok lugu yang gemar menggambar (berkesenirupaan) yang ingin memiliki banyak keinginan. Sehingga sebuah karunia kecil didapatkannya, sepasang sayap kecil untuk terbang arungi angkasa.. bla..bla.. bla.. (cerita inspriratif positif lah.. lanjutin sendiri critanya)
Lulus yang tidak mulus, karna berhobby mbolos untuk cari pengalaman kerja. Meski akhirnya nilai A didapatkannya. Berkomik di Indonesia ternyata tidak bisa dijadikan provesi yang menjanjikan hanya dengan bekal modal cekak. Alhasil perjuangan tetap eksis di dunia menggambar disalurkan dengan membuat komik indie bersama temen; Aku (Andi), Yunus dan Eko Nugraho (Daging Tumbuh) membuat ‘KOLASE”, ada kelompok lainnya; Apotik Komik (samuel, bambang toko, arie), Petakumpet(arief, mail, itok, yudy), the jahe (beng) dan temen-temen indie yang lain..
Pingin jadi gede dengan modal cinta yang gede
Ingin menjadi usahawan yang mampu merekrut tetangganya yang saat itu banyak nganggur. Sehingga pada tahun 1998 membuat produk daur ulang mengolah kertas dan kerajinan. Akan tetapi tend itu membuat pesaing justru menghancurkan harga dan semua jatuh merugi. Pensilterbang memulai usaha yang belum ada pesaingnya yaitu candle hand made. Lilin hias yang diproduksi merupakan inspirasi mainan lilin dari ibu yang dulunya sebagai seorang pembantik di Kraton Jogja. Ibu mengajarkanku membuat lilin dari bahan batik (parafine) yang diaduk sehingga liat, dan ditempelkan pada tiap sisi dalam kulit kacang. Lilin kacangpun tercipta di kala itu saat usiaku 6 tahunan. Ide kreatif dari seorang ibu kreatif… membuahkan anak yang inovatif.. (he he.. ngakunya!)
2 tahun lilin yang dibuat dengan ifan (adiknya) tidak laku dipasaran. Karna lilin ini memang sebelumnya tidak dijumpai ditoko manapun. Hanya berbekal cinta terhadap jenis usaha (bikin lilin) inilah dedikasi, kontinyunitas (Istiqomah) dan loyalitas usaha diuji. Sampai pernah karyawan siap tidak tergaji dulu sebelum lilin yang dibuat laku dipasaran. Loyalitas seorang tetangga.. baru setelah tahun 2003 lilin dagangan kami laris manis setelah dipakai oleh beberapa stasiun TV untuk decorasinya. Ternyata harus ada promosinya untuk dapat dikenal banyak orang!
Begitu spesialnya kami, kami harus berada dilokasi yang spesial
Meski lokasi kami di kampung urban yang sangat padat, bahkan untuk kunjungan pun harus jalan kaki 400meter dari ujung gang. ”Agar kami bisa sedikit menginspirasi setiap orang yang datang untuk berani memulai bisnis rumahan..” jawab kami setiap pertanyaan kenapa lokasinya tidak dipinggir jalan yang strategis. Cerita unik tentang kami, tentang produk kami, dan kampung kami selalu di ceritakan pada orang lain, sehingga berita dari mulut-kemulut menjadi promosi yang awalnya tidak disadari. Kebodohan kami terkadang justru merupakan keunikan yang sering dipahami orang lain sebagai kecerdasan berkonsep.
Tempat produksi justru tersebar diberbagai rumah diberbagai kampung lainnya. Karna banyaknya yang ingin diajari bikin lilin, akhirnya kami membuka kelas kursus lilin. Lokasinya di Kotagede, dibawah pohon sawo. Lokasinya sangat luas dan eksotis untuk mampu menampung 100 orang sekaligus.
Produk lilin kami terdiri berbagai bentuk; makanan, buah, bunga merupakan kategori artivisial (tiruan), yang berbentuk priamit, kerucut, kotak dal macammya merupakan kategori geometrikal. Dan yang berukuran kecil merupakan kategori sauvenir yang biasanya dipakai untuk sauvenir nikahan, ultah, dan perayaan lainnya.
Lilin aneh, ditempat yang aneh untuk orang yang aneh
Lilin tidak sekedar untuk cadangan mati lampu, tetapi perkembangannya dapat digunakan untuk gaya hidup; dekorasi, koleksi dan element prestise image. Tiap saat lilin-lilin ini berkembang bentuknya. Ada lebih dari 500 bentuk yang pernah dihasilkan. Dan lilin kami yang jelas tidak pasaran.. tidak biasa… sungguh luarbiasa.. karena Pensilterbang yakin bahwa anda bukanlah manusia biasa.. yang mau disamakan dengan kebanyakan orang. Maka itulah, lilin produk kami hanya dibuat oleh orang yang bukan biasanya juga.. he he.. Anda penasaran?
Kami menanti kunjungan anda!
